Monday, July 06, 2009,12:02 PM
Upcoming Movies for Korean lovers

Rupanya Jang Geun Seok (Baby and I, Bethoveen Virus) lebih tertantang untuk bermain dalam film yang tidak melulu mengandalkan packaging alias rupa ragawi aja. Setelah di gossipkan menolak peran di BBF bareng Lee Min Hoo cs. (nyesel gak yah, secara tuh drama jadi meledak dan hits berat), uri dongsaeng Geun Suk malah bermain di sebuah film serius yang di angkat dari kisah nyata berjudul 'Itaewon Murder Case' (Itaewon Salinsageon) atau di kenal juga dengan Burger King Murder Case (karena pembunuhannya terjadi di restoran cepat saji Burger King di daerah Itaewon).

Film yang masih dalam proses penggarapan ini bercerita tentang pembunuhan yang terjadi tahun 1997 yang menimpa mahasiswa korea di daerah Itaewon, dimana lokasi tersebut terdapat banyak sekali warga asing/non korea karena dekat dengan pangkalan militer Amerika. PAda kenyataannya dua tersangka yang merupakan warga Amerika nyatanya dapat pulang kembali ke negaranya tanpa hukuman yang setimpal. Namun di film ini, Geun Seok bakal berperan sebagai anak berandal yang menjadi salah satu tersangka pembunuhan tersebut.

Jang Geun Sok bakal di pasangkan kembali dengan aktor yang pernah main bareng dengannya di film Happy Life, Jung Jin Yeong. Itaewon Murder Case di jadwalkan tayang sekitar bulan September 2009.


Setelah film terakhirnya bersama Cha Tae Hyun dalam Baboo (stupid). Ha Jin Won yang kita kenal lewat serial drama ciamiknya bareng Jo In Sung dan So Ji Sub, 'Memories of Bali' kini tampil kembali lewat film yang masuk kedalam kategori Disaster Movie (film-film yang mengangkat kerusakan akibat anomali alam), berjudul 'Haeundae'.

Haeundae adalah nama objek wisata pantai terkenal di semenanjung kota Busan yang di film ini bakal di gempur tsunami hebat dan meluluh lantaikan hampir separuh kota. Dan seperti halnya film-film yang mengangkat mengenai bencana alam, maka di dalamnya bakal di ceritakan para survivor dan usaha penyelamatan mereka terhadap bencana alam yang datang terjadi itu.

Sebelum Haundae rilis di Korea, film yang di rilis oleh JK Film CJ Entertainment telah di putar di 20 negara lain. Selain Ha Ji Won, Umh Jung Hwa (Get Carl O so jung), Lee Min Ki (Dalja's Spring), dan Seol Kyung Gu juga bakal bermain di film yang konon menggunakan efek animasi CGI langsung dari team Hollywood yang biasa menangani film-film yang membutuhkan special effect besar. Film yang sebentar lagi tayang di Korea (rilis sekitar bulan Juli) ini seperti memang layak banget untuk ditunggu.

Official website: Haeundae 2009


######

Lee Seon Kyun yang belum baru-baru ini telah meresmikan hubungannya lewat pernikahan nampak tak terganggu dengan dengan kehidupan pribadinya yang baru. Bayangkan saja, hanya dalam satu tahun terakhir ia mampu merampungkan paling tidak 2 judul drama dan 4 judul film (kejar setoran, om? hehehe). Salah satu film yang baru selesai di garap dan bakal tayang sekitar musim Gugur tahun ini adalah 'Paju'.


Film bergenre drama romantic ini mengangkat kisah seorang gadis remaja berusia 15 tahun yang jatuh cinta dengan suami kakak perempuannya yang kemudian meninggal karena kecelakaan. Paju sendiri adalah nama sebuah kota di Seoul Gadis itu bakal di perankan oleh Seo Woo, dan Lee Seon Kyun akan berperan sebagai laki-laki tersebut yang berusia 7 tahun lebih tua. Paju di sutradari oleh Park Chan ok dan merupakan film ke tiga yang ia garap.

Download behind the scene 'Paju'.

source: dramabeans n others

Labels: , ,

 
posted by Tatz | Permalink | 0 comments
Sunday, July 05, 2009,4:19 AM
No..I'm not going to erase this...
http://www.emocutez.com *lirik tanggal entri terakhir*...terlaluuu HIATUS saya kali ini melebih lamanya binatang pengerat empat musim berhiatus. Oh, I'm so sorry my dear blog coz' I've been abandon you for so long. Pardon my affair with Multiply and Wordpress (and Plurk and Facebook-God I'm so addicted to online matters)

Baydewey, I just clean out and update my side bar. http://www.emocutez.com My blogroll, my 'printilan' or my so called tiny winny stuff that looks sooo...I don't know..maeume anjoayo (doesn't fit in my heart) anymore.

I just saw the movie from Korea, with the tittle when romance meet destiny, and unlike the corny cover, it actually turn to be a good movie to watch on Saturday afternoon (or any other days). The story about a man who keeps his feeling to a girl that he really like it for 7 years, and never had a ball to spell it. Tragic!. So likee.....me..http://www.emocutez.com. Until she get married...and soo like mee...ah, well, now doesn't even matter anymore...coz life is moving forward.

ah, Azan Subuh...http://www.emocutez.com

Labels: ,

 
posted by Tatz | Permalink | 0 comments
Monday, February 04, 2008,12:09 PM
Goshh...I won't put my kids in front of the net without my supervision...someday!
(Cerita Sabtu Kemaren)

Ini tulisan dadakan.

Tulisan yang idenya pop up begitu aja ketika gue lagi ada di warnet.


Sekarang gue ada di sebuah warnet dua ribu lima ratusan sejam...dengan berbagai macam suara di dalamnya. Maklum aja, gue lagi ada di warnet game online . Tanpa sekat, tanpa pembatas, dan di sekeliling gue adalah anak-anak singkong yang beberapanya malah masih berseragam sekolah mungkin SD atau SMP dan bau matahari.

Mayoritas dari mereka memang sedang larut dengan berbagai layanan online game yang beberapa tahun belakangan ini mendadakan banyak bermunculan dengan berbagai tema dan genre.
Sebenernya, main online game aja gue rasa udah banyak pengaruh buruk yang bakal anak-anak bawang itu terima. Tapi online tanpa pengawasan dari orang tua atau orang dewasa (dengan catatan orang ini bukan penjaga warnet, karena mereka juga gak mungkin ngawasin anak-anak setan ini satu-satu) adalah sebuah kesalahan besar!.

Berhubung gak ada sekat di antara kita (maksud gue antara gue dan samping kanan kiri gue) maka gue dapat dengan jelas melihat aktifitas apa aja yang sedang mereka lakukan, begitupun sebaliknya. Positifnya, mereka akan malu banget kalo buka situs-situs dengan rating orang tua mereka (begitupun gue, hahahaha) tapi negatifnya, banyak jalan menuju Roma. Maksud gue, mereka masih bisa ngelakuin hal-hal negatif tanpa harus membuka sebuah situs yang dimaksud.

Contohnya barusan aja di sebelah kanan gue, ada dua anak singkong, mungkin masih SD atau SMP kelas 1 yang lagi asik membuka sebuah situs primbon. Can you imagine it! anak SD buka situs primbon dan membaca dengan serius ramalan-ramalan gaib di dalamnya (terus lo bayangin kalo suatu hari mereka jadi anggota DPR)

Selesei yang itu, gak lama di komputer sebelah kiri gue lagi-lagi dua biji anak tengil yang paling-paling masih sekolah di SD inpres, asik-asik membuka layanan mIRC. Taukan ini layanan apa? iya cetting bu, dan mereka mulai memejed nick name orang-orang di dalamnya satu-satu dan mulai mengacau.
Oh engga' mereka ga ada niat buat ngobrol, tapi mereka langsung mengetik kata-kata yang ga pantes dan di tipi pasti bakal di sensor dengan terbata-bata (maksudnya selain tombol atas, bawah, depan, belakang dan enter serta mouse buat nge-game, kalo qwerty mereka masih gagap) dan lama kelamaan gue gerah juga liatnya, akhirnya gue pelototin dan pukul meja mereka. Terus mereka langsung maen online game tembak-tembakan dan menutup mIRC..hehehe..

Gue bukannya sok usil, atau sok gaul (halahh..gak nyambung)..tapi gue kesian aja sama mereka dan ortunya. (dooo kemana sih orang tua mereka, gak tau apa niy, anak-anaknya udah mulai ngaco!)...

Gue ngebayangkin, kalo warnet itu punya sekat, dengan lampu temaram, duduk nya selonjoran (sekarang gue duduk di kursi) dan gak bisa di intip, apa gak bakal tambah kacaw tuh anak-anak SD, soalnya gue jadi inget film Perempuan punya Cerita pas Jogja Chapter, SDnya mereka buka-buka situs ga bener, SMUnya mereka pada kawin muda, atau jadi DON JUAN versi SMU..sarappp...

Feuwwhh....Gue gak ngerti kalo hal ini terus dibiarin. Mau jadi apa bangsa gue.

Pantesan harga tempe mahal, tahu juga mahal apa lagi susu, ditambah berjamurnya online game center, dan bangsa gue lama-lama jadi bangsa idiot.


Please wake me up from my night mare!!!

by de weii before I go, anak-anak yang tadi buka primbon sekarang lagi buka situs tentang penampakan hantu, terima kasih buat program TV yang suka munculin hantu-hantu di dalemnya....
They owe you a FUTURE!

Labels:

 
posted by Tatz | Permalink | 0 comments
Wednesday, January 16, 2008,11:27 AM
Sudahlah...

Perempuan kecil di sampingku lagi-lagi menangis. Kali ini tangisnya tak lagi menggerung, hanya isaknya stakato tiap beberapa detik dibarengi getar bahunya yang naik turun.
Jarinya sibuk memilin ujung rok seragamnya yang kini sedikit kumal. Aku diam. Ku sentuh bahu ringkihnya. Perempuan itu perlahan mengangkat kepalanya.

“Aku patah hati”

Kalimat pendek yang sebenarnya telah berputar dalam kepalaku sejak sebelum dia berkata barusan.

“Siapa kali ini?” Tanyaku pendek.

“Seseorang dengan segala mimpi yang kubuat tentangnya”

Perempuan itu kini berhenti terisak. Ada gurat kecewa dimatanya sebagai gantinya.

“mimpi, semua ceritamu berkalang mimpi, jika mimpimu tak tereksekusi, kau memaki” Aku membredel kenaifan dalam jiwa perempuan kering didepanku.

“Mimpiku bukan sembarang mimpi. Kau juga sering tak memijak bumi!” kini suaranya tak gentar mengalahkan derap kereta api jawa yang barusan lewat di luar jendela kamar kami yang pengap, membaurkan debu-debu pekat.

“Tak perlu merasa hina, aku tidak pernah menyangkal bahwa bermimpi itu tidak benar, hanya enggau terlalu lampau”

Tuas saklar hitam disamping lemari reot itu kudorong keatas, matahari sebentar lagi segera tergelincir dan kamarku mulai bermandikan pijaran kuning lampu redup, seredup cahaya mata perempuan didepanku.

“Kusangka dia lelaki baik, Tapi ternyata dia setali tiga uang dengan yang lainnya” Perempuan itu kembali terisak.

Seperti berdejavu. Lagi-lagi sederet kalimat lama itu yang bisa dia hamburkan dari lisannya.

“Sudahlah” Setelah lama memilah, kata apa yang pantas untuk membalas , cuma itu yang bisa ku ingat.

“Sudahlah” Kataku lagi, seperti berusaha memperjelas.

“Kau tak akan pernah tahu, betapa aku pun merindu mimpi-mimpi yang sejak dulu kurentas bersama waktu yang kejam bergulir, namun sangat sulit terwujud, dan jika ku telah sampai pada titik lelahku, aku berbalik dan berkata, Sudahlah” Dan seperti biasa kalimat itu hanya terekam dibathinku tanpa pernah ku coba perdengarkan pada perempuan pucat ini.



=======

Labels:

 
posted by Tatz | Permalink | 1 comments
Sunday, December 30, 2007,4:40 PM
Next year Resolution: Married?????
Oke! ada 32 menit lagi sebelum re login dan memperpanjang sewa warnet prepaid ini, [tapi kek'nya males deh buat perpanjang lagi] mau nulis apa yaaa?? topik apa yang lagi hangat akhir-akhir ini?..
- Bhutto tewas tertembak?..eehh..to heavy for my so called small brain.
- Tiket TransJakarta mau naik sebentar lagi? ..ahh, sudah saatnya memang (walau sedikit gondok)
- Tulis resolusi buat tahun depan? Ga' biasa nulis resolusi dipergantian tahun Masehi, biasanya bikin resolusi pas pertambahan umur aja..
- Jakarta akan diprediksi banjir besar di 2011?..Que Sera-Sera..yang penting usaha buat gak bikin Jakarta tambah parah dalam bencana which the easiest way is..don't litter, dude..
- mikir keras....
...
...
...

Well, nampak gak ada yang menarik, tapi satu hal pasti, yaitu fenomena nikah..kenapa saya bilang fenomena? Karena teman-teman saya (Kuliah, SMU, kerja) tiba-tiba berduyun-duyun memutuskan untuk menikah..Gosh..mereka seperti berkomplot dibelakang saya, hehehe gak deng. Bayangkan ada lebih dari 4 orang teman saya yang memutuskan menikah dibulan ini (Desember) dan bulan depan (Januari). Dan tiba-tiba saya dikelilingi oleh orang-orang yang baru dan akan menjalani kehidupan baru. Saya merasa terasing.

Akhirnya karena hal tadi, di Tahun 2008, nampak saya harus mempersiapkan diri untuk mencari so called pasangan hidup..(which actually the most uninteresting plan to do for me)...sigh! teman saya bilang "jangan buru-buru, karena itu butuh komitmen dan u'll gonna stuck forever with him"..tapi as always, talk is Cheap, since my friend already married.

Ah, sudahlah..Selamat menyambut Tahun Baru 2008, Guys, May all your resolutions comes true in a very best way, HAPPY NEW 2008!

Ciao!

Labels:

 
posted by Tatz | Permalink | 3 comments
Tuesday, December 18, 2007,5:16 PM
Malam yang Na'as buat Sang Sopir

Semalam, ketika saya pulang dari tempat kerja, mendung yang sejak pagi mengantung akhirnya terpecah dalam bentuk buliran hujan. Hujan cukup deras mengguyur jalan raya, dan membuat udara drop sampai beberapa derajat Celcius. Seperti biasa, saya sangat menikmati keberadaan hujan. Jadi ketika dengan derasnya hujan mengguyur, saya malah asik terlelap di dalam sebuah angkutan mungil yang penuh sesak manusia (salah satu keahlian saya, duduk sambil tidur, dan tidur ditengah-tengah orang asing). Jalan menuju lokasi rumah saya ternyata macet beurat, sehingga sang supir angkot berinisiatif untuk mencari jalan tikus yang dapat menembus kemacetan. Entah sudah sampai mana mobil itu melaju, ketika tiba-tiba mobil berhenti mendadak.

Sang Sopir berkali-kali mencoba men-starter mobil itu, namun tetap tak berhasil. Seorang bapak penumpang tiba-tiba nyeletuk, “Itu dari suaranya, sepertinya bensinnya habis deh”. Dan benar saja, ternyata mobil itu kehabisan bensin.

Persoalan yang sebenarnya sepele itu akan terasa menjadi lebih berat jika pertama, kita ada di jalan antah berantah karena bukan jalan raya, dan akan sulit mencari kendaraan pengganti, dan kedua, hujan makin lebat mengguyur. Akhirnya dengan setelah terpaksa kami para penumpang menunggu sang sopir untuk membeli bensin, Udara semakin pengap akibat terkurung dalam sebuah mobil mungil statis bersama dua belas manusia hidup didalamnya dan saling berbagi oksigen. Tak lama berselang, dengan basah kuyup, sang sopir datang kembali, mengisi tangki mobilnya dengan bensin, dan mencoba men-starter mobil tersebut, tapi ternyata usahanya sia-sia.

“kok, masih belum bisa, pir (sopir maksudnya, bukan tapir)? Emang bensinnya di isi berapa liter?” Celetuk seorang bapak berlogat batak yang duduk didepan.

“satu liter, pak” Kata sang sopir, sambil terus berusaha men-starter mobilnya.

“Yaa…pantesan, kurang dong kalo segitu” Kata beberapa orang hampir bersamaan.

Iya pak, tapi saya gak punya duit lagi” Kata sopir tersebut miris.

Kasian kali kaw, narik tak bawa uang, tarik-tarikin ongkosnya penumpang sekarang, biar kaw bisa beli bensin” Kata sang bapak batak tadi.

Tak lama dengan wajah merana, si sopir meminta ongkos terlebih dahulu kepada kami para penumpang. Sumpah, yang tadinya saya dongkol setengah mati, jadi iba melihat tampang kesusahan sang sopir itu. Tak lama mobilpun bisa jalan kembali. Tidak sampai disitu kenaas-an sang sopir, mobil beberapa kali berhenti setiap kali mobil di rem, sehingga ada penumpang yang bilang “Udahlah gak usah pake rem aja sekalian” yang diikuti kekehan beberapa penumpang didalamnya.

Alhamdulillah, akhirnya saya sampai tujuan, walau mobil angkot ajaib itu sempat dua kali mengeluarkan bunyi letusan pada knalpotnya dan wipernya kaca depannya copot begitu saja ditengah jalan. Nampak jadi malam yang na'as buat si sopir.


Labels:

 
posted by Tatz | Permalink | 4 comments
Friday, November 30, 2007,1:02 PM
Imagination encircles the world
Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket
hiyyaaaa.....iconnya lucuuuu...baru nemu niy. Lebih ekspresif dan lebih mewakili perasaan saya sekarang. Lempar meja. serukan kalo bisa terwujud. Walo terlihat sangat mengumbar napsu dan otot....

Mirip kejadian kemarin sore. Well, sebenernya sore kemarin adalah sore yang sama seperti sore sore sebelumnya di hari kerja saya yang membosankan. Cuma kemarin ada sedikit kejadian yang cukup bikin saya sebel..

Pertama ketika saya antri di halte busway, setelah berdiri hampir setengah jam, dan otot betis yang mulai memuai, tiba-tiba seorang bapak berpotongan security dan besar (mirip tukul arwana versi hamil) menyerobot dan dengan jumawa dia berada dibarisan paling depan tepat di depan saya.

yang kedua, setelah saya berganti kendaraan ke moda yang lebih kecil alias angkot, saya (sengaja) disikut oleh seorang ibu-ibu tua, sampai saya mengaduh karena sumpah, sakit rasanya.
Kalau saja dia bukan seorang ibu tua dan saya tak takut durhaka, maka sudah saya tegur dia, karena angkot memang konsekwensinya ya tempat yang minimalis, dan jika penuh harus maklum jika berdesak-desakan.
Eh, pada berasa gak? Jalanan Jakarta sudah mulai lancar normal, gak semacet minggu-minggu lalu. Apakah pengguna jalan mulai mengurangi kegiatannya dijalan? atau sistem mix traffic Pemda Jakarta berhasil? (I doubt it, actually). Atau pembangunan Busway di hentikan? hehehe...Padahal saya juga pengguna Trans Jakarta.
Kalau saja bisa memilih, nda' sudi sebenernya saya kerja di Jakarta. Kota yang nda' ada ramah-ramahnya itu, plus jumlah manusia yang sepertinya makin hari makin padat, tingkat polusi yang tinggi, rawan kejahatan, dan segudang 'prestasi' yang disandang Ibu kota Negara saya itu. Tapi takdir malah mendamparkan saya di tempat ini, pengennya sih saya bisa pindah ke suatu kota kecil dengan penduduk yang sedikit-tapi ramah, kemana-mana cukup bersepeda, nda' banyak kendaraan bermotor (khususnya motor), dan setiap hari serasa berpetualang dan nda' sabar untuk menantinya. Hehehe...nampak seperti suatu kota di eropa yaa? ya namanya juga berimajinasi nda apa-apa toh..kan katanya imagination encircles the world kita bisa kemana-mana lewat pikiran kita.
Ada tawaran menggiurkan secara napsu tapi tidak menghasilkan secara finansial dari teman saya, yaitu jalan-jalan ke negeri tetangga dan bertemu idola saya secara live karena kebetulan mereka menggelar pertunjukan di negara itu. Napsu menggedor-gedor pikiran logis saya buat menyambut tawaran tersebut, tapi untungnya saya masih bisa meredam. Biarlah saya menunggu kesempatan berikutnya saja, siapa tau lain kali saya sudah cukup mampu secara materi dan siapa tau saya lebih dikasih kemudahan. Ya, siapa tahu? who nose knows????...

aduh, mulai menceracau nda' jelas, mirip orang kerasukan..sudahlah..



Labels:

 
posted by Tatz | Permalink | 1 comments